10 Tips Belanja Kebutuhan Sehari-hari

YunitaSari.com-  Tulisan ini terinspirasi dari kebiasaan belanja kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Sebenarnya saya belanja bahan-bahan makanan gak setiap hari, Saya lebih suka belanja bahan makanan itu untuk seminggu. Tujuannya sih supaya bahan makanannya tetap segar di kulkas dan gak numpuk. Belajar dari pengalaman, belanja bahan-bahan makanan tanpa direncanakan mau masak apa adalah sebuah pemborosan.

Beberapa tips dari saya untuk menghemat pengeluaran saat belanja kebutuhan bahan makanan adalah:

  1. Sebelum belanja, cek dulu bahan makanan yang masih tersisa di kulkas. Pilah-pilah mana yang sudah layu, busuk dan masih segar.  Jika bahan makanan sisa masih bisa dipakai, lebih baik dipakai untuk membuat masakan atau cemilan ringan. Contohnya , jika masih tersisa sedikit wortel, daun bawang, dan kol, kita bisa membuat bakwan goreng sebagai cemilan. Tinggal ditambah tepung, telur, lada, sedikit gula dan garam, maka jadilah cemilan bakwan yang lezat.
  2. Susunlah menu makanan untuk seminggu., Sehingga bahan makanan apapun yang dibeli tidak akan terbuang karena sudah disusun menunya.
  3. Catatlah terlebih dahulu, apa-apa saja yang bahan makanan yang akan dibeli. Seperti saya, saya akan mencatat bahan makanan untuk seminggu, karena sudah sesuai dengan resep yang saya susun, segalanya lebih mudah dan cepat kalau berada di pasar atau supermarket. Disiplin membeli sesuai catatan belanja. Jangan mudah tergoda membeli yang bukan kebutuhan ya buibu, hehhee..
  4. Rajin-rajin searching resep-resep masakan di internet ya atau bisa juga membeli buku resep masakan di toko buku. Kita bisa pilih menu yang praktis dan mudah dbuat terutama untuk para ibu-ibu yang bekerja dan gak punya banyak waktu memasak.. Resep masakan bisa kita mix and match untuk menu makanan sehari-hari. Saya punya beberapa buku resep andalan di rumah, kapan-kapan saya share ya.
  5. Variasikan antara ikan, ayam, udang, telur dan lain-lain. Begitu juga sayur-sayuran. Kebetulan saya dan suami tipe yang sedikit pembosan soal makanan. Kalau misalnya saya masak sup ayam hari ini, saya tidak akan masak banyak-banyak, karena untuk besok kami sudah malas makan sup ayam semalam yang dipanaskan. Masak seckupnya saja, jangan sampai terbuang ya, sayang banget kan buang-buang makanan disaat belanja kebutuhan pokok herganya semakin naik?
  6. Untuk menghemat, sebisa mungkin sarapan saya buat sendiri. Sarapan sehat tidak harus mahal. Jika ada sisa nasi semalam, kita bisa olah menjadi nasi goreng, atau jika ada sisa roti, bisa dipanggang. Sarapan paling mudah ya dengan cukup makan buah-buahan segar dengan segelas susu.
  7. Pilih tempat berbelanja yang sesuai kantong. Jika dirasa lebih hemat belanja di pasar tradisonal, maka belanjalah di sana Kalau kita pinter menawar, bisa jadi akan mendapat harga lebih murah. Kalau saya pribadi, untuk belanja ikan-ikan segar dan ayam serta seafood lainnya, saya lebih memilih belanja di pasar tradisional karena kita bisa tahu kualitas ikannya, biasanya tidak akan dibekukan terlalu lama seperti di supermarket. Kalau mau lebih percaya, beli saja ikan yang masih hidup di pasar seperti gurame, nila atau kakap. Rasanya lebih enak dan segar saat dimasak. Sedangkan untuk beli sayur-sayuran , saya lebih suka di supermarket, soalnya lebih bersih dan segar, juga tidak layu terkena panas matahari langsung seperti ketika di pasar. Selain itu lebih praktis. Contohnya jika ingin membuat soto ayam, maka taoge yang sudah dipetik dan dikemas rapi disupermarket menjadi pilihan karena lebih cepat dan praktis. Namun semua itu kembali ke masing-masing orang ya. Sejujurnya saya lebih sering belanja di supermarket, bukan karena apa-apa tetapi saya pulang kerja sudah malam, dan tidak sempat belanja ke pasar pagi-pagi.
  8. Jangan lupa untuk membeli buah ya. Kebutuhan akan buah sangat penting karena banyak vitamin dan serat. Beli buah tak harus mahal, kita bisa konsumsi pepaya, jambu biji, atau nanas. Sesekali bolehlah kita membeli buah yang agak mahal sedikit seperti kiwi, anggur ataupun mangga. Oh ya, jika ada sisa buah jangan dibuang, bisa dijus. Misalnya, pepayanya sudah sedikit lembek atau tomat yang sudah terlalu matang, bisa kita jus.
  9. Sebisa mungkin, hindari bahan makanan olahan saat belanja di supermarket. Selain harganya mahal, konsumsi makanan olahan seperti kornet, sosis, dan makanan beku lainnya tidak sehat untuk tubuh. Saya hanya sesekali beli makanan olahan, itupun hanya sebagai perencah makanan, bukan makanan utama. Sesekali saya stock sarden dan kentang goreng beku, jika sedang malas masak, hehehe..
  10. Selalu periksa tanggal kadaluarsa makanan ya ibu-ibu. Harus teliti sebelum membeli. Selain itu, lebih baik membawa uang tunai secukupnya saat belanja jika anda tipe pemboros. Saya sih seringnya bawa debit dan sudah agak terlatih untuk tetap hemat, karena uang untuk saving sudah diamankan di awal dan di rekening berbeda , dan  sebisa mungkin hindari memakai kartu kredit agar belanjaan tak overlimit.

Demikian tips belanja hemat ala saya. Semua tips diatas berdasarkan pengalaman pribadi saya sebagai ibu rumah tangga yang tiap hari berkutat seputar belanja lauk pauk dan sayuran. Semoga tipsnya bermanfaat ya dan kalau punya tip belanja ala kamu boleh tuh di share disini.

Save