Sharing is caring!

Ayah bisa jadi support system bagi ibu. Sumber foto : pexels.com

Tak hanya ibu baru saja yang kerap mengalami  baby blues pasca lahiran, ayah juga sebenarnya mengalami kekhawatiran dengan perannya sebagai ayah baru. Rasa khawatir ini meliputi rasa bingung apa yang harus ia lakukan untuk bisa membantu ibu atau bisakah ia mengemban tugasnya sebagai ayah. Apa ya yang bisa ayah lakukan untuk meringankan tugas ibu? Banyak sebenarnya, salah satunya adalah ayah juga berperan penting loh dalam mendukung pemberian asi eksklusif bagi bayi baru lahir. Menyusui bukan hanya tugas perempuan, tapi juga menjadi tugas ayah sebagai support system bagi ibu.  Ayah bisa lakukan 6 hal ini agar ASI Ibu deras:

1. Membantu pekerjaan rumah tangga

Setelah melahirkan, tubuh ibu butuh istirahat yang cukup agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik. Ayah bisa membantu ibu dengan mengerjakan pekerjaan rumah tangga seperti mengepel, menyapu, mencuci piring dan pakaian. Jika dirasa terlalu melelahkan, mintalah bantuan pada kerabat dekat atau jika ada budget lebih bisa menyewa ART untuk meringankan tugas rumah tangga.

2. Ikut menemani ibu menyusui di malam hari

Begadang setelah mempunyai anak adalah rutinitas yang ibu rasakan setiap hari. Dengan tubuh lelah dan mengantuk, ibu tetap harus bangun untuk menyusui ataupun mengganti popok si bayi. Ayah bisa menemani ibu menyusui di malam hari agar ibu tidak merasa sendirian menghadapi ritme baru kehidupan sebagai new mom. Sebelum menyusui, ayah bisa membantu melakukan pijat oksitosin agar ASI lancar, membantu menyiapkan kompres air hangat dan peralatan pumping, jika ibu berniat pumping untuk menyimpan ASI perahan untuk persediaan. Wah, ibu pasti akan merasa senang sekali dan akan semakin bersemangat menyusui plus pumping.

3. Membawakan makanan kesukaan ibu

Good food good mood. Semboyan itu benar adanya. Ayah bisa membawakan makanan kesukaan ibu sepulang kerja. Walau cuma seporsi sate padang atau seporsi martabak manis sudah cukup menyenangkan hati ibu. Atau saat ibu sedang menyusui, ayah bisa membantu membawakan air minum dan cemilan favorite di dekat ibu. Dijamin ASI bakal deras jika ayah selalu perhatian dan peduli saat ibu menyusui.

4. Mengganti popok si bayi

Ayah millenial sudah aware dalam mengganti popok bayi, kamu jangan ketinggalan ya, Ayah! Belajar mengganti popok dan bantulah ibu saat akan mengganti popok bayi terutama tengah malam. Mengganti popok bayi juga banyak manfaatnya bagi ayah, yaitu bonding dengan bayi akan lebih erat. Mengganti popok bayi newborn cukup melelahkan bagi ibu karena bayi baru lahir pipis berkali-kali dalam sehari, sehingga jika ayah bisa membantu memakaikan popok, ibu akan senang sekali.

5. Bergantian menggendong bayi

Ayah menggendong bayi di era millenial ini bukan hal yang aneh lagi. Di pusat-pusat perbelanjaan, banyak ayah dengan pede menggendong bayi dengan baby carrier tanpa merasa risih. Menggendong bayi juga bikin hubungan ayah dan bayi semakin dekat. Jadi, buat para ayah tidak usah malu menggendong bayi ya. Ibu pasti akan merasa sangat senang jika ayah bersedia untuk menggendong bayi saat ibu merasa lelah dan butuh istirahat, ASI bakalan deras jika ibu dalam keadaan rileks. So, nikmatilah momen-momen menggendong si buah hati yang takkan terulang lagi saat bayi beranjak besar.

6. Mendengarkan keluh kesah ibu

Ibu juga manusia biasa, bukan wonder woman. Ibu juga ingin didengarkan. Ayah bisa mendengarkan keluh kesah ibu dengan sabar dan perhatian, tidak menginterupsi dan selalu menyemangati ibu. Permasalahan menyusui sangat kompleks lho, dan ibu ingin menumpahkan isi hatinya pada para ayah. Ayah juga bisa bantu untuk mencarikan konselor laktasi jika ibu memiliki masalah menyusui yang sulit ditangani.

Lalu, bagaimana jika ayah tidak mau melakukan hal-hal tersebut? Coba komunikasikan berdua. Ada kalanya ayah tidak tahu apa yang harus dilakukannya untuk mensupport ibu menyusui. Ajak ayah untuk mengikuti komunitas menyusui dan mengikuti seminar menyusui agar ia semakin paham pentingnya ASI bagi kehidupan bayi. Intinya adalah pikiran yang positif dan hati yang bahagia akan mempengaruhi produksi ASI. Sering-seringlah buat ibu happy maka ASI akan deras dengan sendirinya. Gimana para Ayah? Yuk, dukung ibu untuk tetap menyusui bayi selama 6 bulan dan dilanjutkan sampai 2 tahun! Ibu happy, ASI lancar. Jika dirasa artikel ini berkanfaat , komen dan share artikel ini ke teman-teman kamu ya!

 

Sharing is caring!