Sharing is caring!

Profesi blogger bukan hal yang asing saat ini. Sebagai ibu generasi millenial, saya pun menekuni profesi blogger sejak kuliah tapi baru mulai serius saat sudah menikah dan punya anak.

Awal mulai ngeblog

https://pixabay.com/photo-2355684/

Awal ketertarikan menjadi blogger sebenarnya sudah lama, sejak kuliah di tahun 2007, iseng-iseng beli buku tentang cara membuat blog dan belajar membuat blog di warnet dekat kampus, maklumlah waktu itu belum punya laptop ya. Jadi teringat waktu itu sangat bersemangat saat akun blog sudah jadi meskipun tampilannya masih standar banget deh. Blog pertama masih yang gratisan alias numpang domain, hahaa… Itu pun udah bangga banget deh waktu ditanya udah punya akun blogger dan kalo ditanya dengan pedenya bilang, Yes, I am blogger.”  Konten blogger pada waktu itu pun hanya personal saja, berisi opini dan kegiatan sehari-hari, tapi bukan curhat ya, saya gak suka curhat di sosial media, hahaa… mending curhat sama kamu beb, *alah apasih”. Namun, pada akhirnya blog tersebut sudah bersarang laba-laba alias jarang menulis , entah karena kesibukan kuliah kala itu, atau memang saya yang belum menemukan “feel” menulis di blog. Blog gratisan pertama saya itupun akhirnya terlupakan.

Lalu, setamat kuliah dan saya sudah bekerja di sebuah lembaga pendidikan non formal, keinginan menulis blog muncul lagi. Apalagi ketika itu ditugasi oleh kantor untuk mengisi konten website tentang kegiatan-kegiatan di perusahaan, juga informasi-informasi product knowledge dan promosi. Blog saya pun tampilannya sudah berubah. Kali ini kontennya lebih “berisi”, gak receh ketika jaman kuliah. Saya mulai menulis review buku-buku yang pernah saya baca, menulis kegiatan tentang literasi melalui sebuah komunitas baca yang saya ikuti, serta menulis berbagai event yang pernah saya hadiri seperti talkshow dan seminar, saya tulis di blog. Saya memang lebih suka menulis tentang event dan hal-hal bersifat informatif ketimbang fiksi saat ini padahal dulu saya sastra banget dong, hobi nulis cerpen, puisi bahkan coba-coba nulis novel remaja tapi masih belum beruntung untuk jadi novelis. Mungkin suatu saat ini akan kembali menjelajah dunia fiksi.

Memutuskan punya domain sendiri

https://pixabay.com/photo-428955/

Nah, atas saran dari seorang teman, saya pun beralih dari numpang domain gratisan menjadi domain sendiri. Alasannya lebih terlihat keren dan profesional aja. Tampilannya juga lebih bagus kan, bisa kita design sesuka hati. Setelah berganti-ganti template blog, akhirnya jadilah blog saya saat ini dengan domain nama sendiri www.yunitasari.com . Syukur masih ada ya waktu bikin alamat, soalnya nama kayak saya ini ribuan jumlahnya. Teman saya ini turut andil dalam membantu mendandani blog dan jadi tempat saya bertanya jika blog saya ada masalah. Teman yang pada akhirnya jadi teman hidup ini, hahaa, beliau selalu menyemangati saya untuk serius di blogger. Kalau dipikir-pikir blog sangat berjasa buat hidup saya karena menemukan jodoh disana. Hahaha, please kok jadi bahas jodoh dan percintaan.

Ingin fokus di Parenting Blogger

Okelah, blog saya sekarang lebih berwarna namun kontennya masih campur-campur. Ada tentang daily life, culinary, buku, resep-resep masakan yang saya buat, kesehatan, love and relationship. Dan yang terakhir tentang parenting. Yup, sejak punya anak dan memutuskan resign dari kerjaan, fokus saya berubah. Saya lebih suka nulis parenting. Tulisan-tulisan saya lebih mendominasi mengenai hamil, menyusui, pola asuh dan tumbuh kembang anak. Anak jadi salah satu motivasi saya menulis blog, karena mendokumentasikan setiap perkembangan si kecil melalui tulisan jadi hal yang sangat menyenangkan. Bagi saya setiap momen bersama anak adalah hal yang sangat berharga dan gak kan terulang, maka menulis di blog menjadi media yang pas untuk merekam semua momen pertama si kecil di masa golden age nya. Berharap saat si kecil dewasa, ia bisa membaca ulang tulisan-tulisan ibunya di blog dan tahu betapa saya sangat mencintai dia *mamak mulai melow.  Lalu, jenis blogger apakah saya ini? Lifestyle blogger, atau parenting blogger?  Saya masih bingung, tapi saya selalu bilang saya ini mom blogger. Ibu-ibu namun eksis di blog, hahaa. Namun, kedepannya saya memantapkan hati menjadi parenting blogger karena saya ingin berbagi pada siapa saja terutama para ibu mengenai pengalaman mengasuh si kecil dan menjadi ibu yang bahagia. Mensupport para ibu agar tetap semangat dan bahagia menjalani perannya menjadi sesuatu yang penting mengingat sekarang di era digital banyak mom’s war ya. Menjadi blogger disela kesibukan sebagai full time mom tetap bisa dilakukan karena waktunya fleksibel, tanpa harus stay di kantor selama 8 jam.

Kenapa Bangga Jadi Blogger?

Bangga menjadi blogger di era digital? Pasti. Bahkan lebih dari sekedar bangga. Saya bersyukur. Karena banyak sekali hal-hal positif yang saya dapat lewat blog. Melalui blog, saya bisa merekam semua momen-momen berkesan dalam  hidup saya, juga momen tumbuh kembang anak saya setiap harinya, berbagi informasi positif  all about motherhood, berbagi semangat buat para ibu pejuang ASI, dan melalui menulis blog adalah cara saya untuk ‘me time’. ‘Me time’ tak harus selalu ke salon atau belanja ya buibu, cukup dengan menulis blog sudah membuat saya lega dan bahagia bisa menulis apa yang ingin saya tulis.

Momen spesial saat ngeblog

https://pixabay.com/photo-791177/

Momen spesial yang saya dapatkan melalui blog di tahun 2018 ini adalah bertemu teman-teman baru lewat komunitas blog yang didominasi para ibu. Wuah, senangnya berkenalan dengan para ibu-ibu blogger dengan berbagai latar belakang dan profesi tapi tetap bisa berbagi hal-hal positif melalui tulisan. Lewat mereka pula project-project menulis datang. Alhamdulillah. Ibu-ibu pun bisa berkarya dan berkontribusi positif bagi bangsanya lewat blog. Perkenalan dengan para ibu-ibu ini makin mengukuhkan tekad saya bahwa saya adalah mom blogger alias emak blogger. Haha..Lewat ibu-ibu blogger pula yang bikin semangat menulis dan memiliki resolusi di tahun 2019 ini.

Resolusi ngeblog di tahun 2019

https://pixabay.com/photo-3889951/

Yup, resolusi ngeblog di tahun 2019 ini sederhana saja. Ingin lebih produktif menulis blog setiap harinya, gak bolong-bolong ya dan rajin blogwalking narablog yang sudah senior untuk menambah pengetahuan, terutama parenting blogger, salah satunya di www.bundabiya.com. Selain itu ingin banget rajin mengikuti event-event blogger untuk memperluas networking. Semoga terwujud di tahun ini. Semangat buat para blogger, kalian hebat!

*artikel ini diikutsertakan dalam kompetisi blog Nodi Harahap dengan tema Bangga menjadi Blogger di Era Digital.

Sharing is caring!