Sharing is caring!

Banyak perubahan-perubahan yang terjadi selama hamil muda. Saya berusaha mengubah kebiasaan-kebiasaan yang dulu sering dilakukan sebelum hamil. Mengubah pola hidup yang kurang sehat menjadi lebih baik lagi selama hamil. Hal ini dilakukan semata-mata demi kebaikan saya dan si calon bayi sih. Sebisa mungkin nasihat-nasihat dari teman dan kerabat, juga orangtua kami dengarkan.

  1. Mulai katering selama hamil

Selama hamil muda, saya jujur gak sanggup masak. Masakan yang saya masak kok rasanya aneh ya di lidah, kadang hambar lah, keasinan lah, dan saya gak selera makan masakan saya sendiri.  Pengennya tuh pulang kerja , udah lngsung makan malam, sholat, terus terkapar tidur..hahhaa, soalnya saya jadi gampang sekali lelah. Akhirnya, saya pun katering selama hamil.  Susah ya cari katering khusus ibu hamil di kota Medan yang halal dan sehat, akhirnya saya memutuskan untuk katering di Katering Ummi, katering sehat non-msg. Memang tidak ada khusus menu bumil, hanya saja bisa request untuk tidak terlalu banyak garam, tidak makan makanan yang bergas semisal nangka, nanas, dan pepaya, juga tidak bisa terlalu pedas.

  1. Tidak boleh mencuci dan angkat barang berat

Saya dilarang mencuci dan angkat barang berat karena khawatir rahim saya turun. Jadi, suami saya paling bawel banget ingetin saya suami gak nyuci dulu. Segala pekerjaan mencuci, mengepel, dan angkat barang, juga belanja bulanan, semua suami saya yang ngurusin. Suami saya ini memang suami siaga banget ya. Jadi makin cinta, hehhe.

  1. Konsumsi air hangat dan permen asam untuk mencegah mual

Saya tidak mengalami morning sickness seperti yang biasa dialami wanita hamil, hanya sesekali, itupun menjelang sore hari. Syukurlah, anak ini baik banget kayaknya, tau kalau bundanya bekerja jadi gak bisa hoek hoek terus. Untuk mengurangi mual, saya stock permen asam jawa dan minum air hangat campur jeruk lemon.

  1. Rajin memijat payudara dengan massage oil

Iya, awalnya gak saya sadari sih tapi lama-lama payudara saya kok membengkak dan sedikit lebih besar dari biasanya.  Selain itu sensitif sekali bila disentuh. Perlu juga memijit payudara perlahan dengan massage oil seperti inyak zaitun untuk mengurangi nyeri.  Gunakan bra yang nyaman juga.

  1. Stock buah-buahan segar di kulkas

Saya jadi mudah sekali lapar, padahal sudah makan, setengah jam kemudia saya lapar lagi, makanya saya sekarang suka stok buah-buahan segar di kulkas, kalau lapar bisa langsung dimakan. Buah yang baik sekali dimakan saat hamil adalah alpukat dan kurma.

  1. Konsumsi sari kurma dan susu bear brand

Sari kurma juga baik sekali dikonsumsi sebelum dan sesudah hamil. Saya rutin konsumsi sari kurma 2 sendok sebelum tidur dan 2 sendok pagi sebelum sarapan. Untuk susu, saya disarankan oleh terapis saya  untuk konsumsi bear brand, bukan susu hamil (tapi bukan berarti susu hamil tidak boleh ya, tetap boleh dikonsumsi, yang penting kebutuhan kalsium tercukupi) karena baik sekali mengkonsumsi susu sapi steril untuk tulang, pernapasan, dan janin. Ohya, saya tidak melakukan program kehamilan melalui dokter kandungan tetapi hanya pengobatan akupuntur oleh ahlinya, sebenarnya bukan program hamil, tapi saya ingin sehat dulu.

  1. Banyak browsing tentang kehamilan dari internet

Saya jadi suka browsing tentang kehamilan muda di internet, juga baca-baca buku tentang kehamilan.  Bisa juga bertanya pada kerabat yang memang lebih berpengalaman. Saya mempercayakan ini pada terapis saya yang saya kenal baik dan sekarang jadi seperti kakak saya, hehe.

  1. Tidur tepat waktu

Gak ada alasan buat begadang selama hamil muda. Harus tidur cukup supaya tetap sehat.

  1. Banyak membaca dan mendengar murrotal Alquran

Saya suka mendengar rekaman ayat-ayat Alquran dengan headset dari hp saya. Sembari mendengar saya mengelus perut saya, memberi sugesti positif agar bayi selalu sehat dan kuat. Surah yang baik dibaca saat hamil adalah Surah Al Baqarah, Surah Maryam, dan surah Yunus.  Sempatkan juga membaca Alquran setelah sholat dan merutinkan sholat Dhuha setiap pagi

  1. Tidak memakai kosmetik apapun

Selama hamil muda, saya gak berani pake kosmetik apapun, hanya bedak tabur dan lipstik. Saya khawatir kosmetik sembarangan akan berbahaya bagi janin. Untuk krim pagi dan malam dari dokter kulit belum berani saya gunakan, saya harus konsultasi dulu ke dokternya apakah boleh digunakan saat hamil.

  1. Memakai pakaian yang longgar

Sejak dinyatakan positif hamil, saya gak memakai pakaian yang terlalu ketat, lebih suka pakai terusan longgar atau kemeja oversized yang ringan dan gak panas. Walaupun kandungannya masih kecill banget, tetap aja kasian kalo pake baju ketat-ketat dan nyesek di perut.

  1. Banyak berdoa pada Allah

Apapun usaha manusia tanpa ridhoNya akan sia-sia, maka banyak-banyak berdoa saat hamil agar dimudahkan segala urusan dan lancar saat persalinan.

 

Sharing is caring!