Simplify : Menyederhanakan Waktu Luang

“Weekend ini kemana ya? Mau ngapain ya enaknya, mumpung lagi ada waktu luang.” Biasanya hal seperti itu selalu terbersit di benak kita ketika menjelang akhir pekan. Sibuk memikirkan apa yang harus dilakukan dan bersama siapa. Let’s simplify: menyederhanakan waktu luang. Kita ternyata melupakan makna dari waktu luang itu sendiri.

“Waktu luang : waktu yang terbebas dari tuntutan kerja atau tugas, ketika orang dapat beristirahat dan menikmati hobi dan olahraga …” (Why Simplify? by  Teo Aik Cher.)

Setiap orang sebenarnya memiliki cara yang berbeda-beda untuk menghabiskan akhir pekan mereka, entah itu dengan beristirahat di rumah ataupun melakukan rekreasi, namun apapun itu harus dapat kita nikmati sendiri tanpa harus melalui tuntutan dan penilaian orang lain. Jangan sampai kegiatan di weekend membuat kita stress. Maka ambilah jeda waktu sejenak, ambil napas dalam-dalam dan lakukanlah hal-hal yang kamu sukai. Saya misalnya, di weekend saya biasanya menghabiskan waktu dengan lari pagi di taman bersama suami saya. Menghirup udara segar di pagi hari sambil bercerita dan melihat orang-orang di sekeliling saya. Saya sempatkan pula untuk melihat pepohonan dan tanaman hijau yang saya yakini bisa sedikit mengurangi efek mata saya yang lelah seharian menggunakan kacamata atau menatap layar komputer.

Selain berolahraga di akhir pekan, saya selalu berusaha membuat santai diri saya dengan membebastugaskan saya dari “tuntutan” pekerjaan rumah tangga yang terkadang menjemukan, seperti tidak memasak di akhir pekan dan mengajak suami makan di luar. Menikmati waktu berdua sambil makan bersama, membuat rasa letih saya dengan rutinitas kantor menjadi hilang. Untuk itu sebaiknya kita mulai menyisihkan budget untuk sesekali makan di luar pada saat akhir pekan. Jangan memaksakan diri untuk mengerjakan semua pekerjaan rumah tangga, kalau toh akhirnya kita mengerjakannya dengan setengah hati dan menggerutu. Bagi ibu-ibu yang ingin sedikit santai, bisa membebaskan diri di weekend dengan tidak mencuci pakaian dan menyetrika, lalu menggunakan jasa laundry dengan harga terjangkau.

Hal-hal menyenangkan lainnya yang bisa dilakukan rumah adalah membaca buku atau majalah sambil menikmati secangkir lemon tea hangat atau cappucino. Atau mungkin menonton drama korea terbaru yang belum sempat di download. Apapun itu lakukanlah yang dapat menyegarkan hati dan pikiran.

Saya ingat sekali, ketika awal-awal menikah, saya terlalu ‘memaksakan’ diri melakukan semua pekerjaan rumah tangga setiap hari. Namun pada akhirnya hasilnya malah tidak optimal. Saya kecapekan dan menangis melihat piring kotor menumpuk, cucian belum dijemur, atau setrikaan yang menggunung. Suami saya lalu memeluk saya dan mengusap punggung saya dan mengatakan agar saya jangan terlalu lelah. Dia akan dengan senang hati membantu saya mengerjakan pekerjaan rumah tangga atau mungkin kami bisa meminta jasa bantuan orang lain. Sejak itu saya belajar memaknai bahwa tugas ibu rumah tangga bukanlah hal yang mudah, namun janganlah menjadi beban. Memaknai pula bahwa rutinitas itu bisa disederhanakan dengan cara-cara yang sederhana pula. Rutinitas saja bisa disederhanakan, mengapa waktu luang tidak bisa? Yang paling penting komunikasi, diskusi, cari solusi dan tetapkan mana hal-hal yang masih bisa dikerjakan dan hal yang memerlukan bantuan orang lain. That ‘s it. Sesimple itu.

Maka, jagalah selalu waktu luangmu dengan sederhana. Santai dan istirahatlah sejenak. Lupakan hal-hal berat yang membuat fikiranmu penat. Lakukan aktivitas pasif ataupun aktif yang benar-benar kamu sukai. Menyenangkan diri sendiri dengan membebaskan dirimu sejenak dari segala tuntutan akan komitmen dan tanggung jawab pekerjaan, namun tetap jangan melakukan aktivitas yang mengabaikan kesehatan ya. So, jangan habiskan weekendmu dengan begadang dan makan makanan tidak sehat ya!  Happy weekend all!

Save

Save

Save

Save

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *