Kembali Ke Rumah: Catatan Pernikahan Tahun Ketiga

Kembali Ke Rumah: Catatan Pernikahan Tahun Ketiga

  “Bagaimana hasil tes darahnya, Dok?” tanya saya. “Leukositnya tinggi,Yun. Kamu sering demam ya?” Percakapan singkat lewat whatapp tanggal 20 April lalu dengan seorang kenalan dokter umum yang baik hati, menjawab tanda tanya saya mengenai demam yang saya alami selama dua hari berturut-turut. Demam tinggi naik turun meski sudah minum paracetamol, bahkan panas badan sudah …

Continue reading →

I Miss You, Pa…

I Miss You, Pa…

Papaku sahabatku. Sejak kecil, ia yang mengenalkanku pada buku sehingga aku jadi suka membaca seperti dirinya. Di rumah yang punya kebiasaan membaca buku hanya kami berdua, sedangkan ibu dan abangku tidak. Papa selalu mengajakku ke toko buku minimal dua kali seminggu, di sana aku boleh memilih buku apa saja yang aku suka dan aku pun …

Continue reading →