Almom Booster Milk: Khasiat Susu Almond Untuk Ibu Menyusui

Saya adalah orang yang sangat menggemari susu sejak kecil. Mau susu bubuk atau susu cair ya oke aja. Begitupun saat hamil, tetap suka minum susu. Nah, masalah mulai timbul waktu saya sudah punya anak dan menyusui. Saya curiga Shadiq sepertinya alergi susu sapi ,hikz! Karena setiap saya mengkonsumsi susu sapi, maka setiap itu pula pipi dan sekitar wajahnya merah-merah, dia pun terlihat mengaruk garuk wajahnya. Awalnya saya belum percaya, setelah beberapa hari merah-merah Shadiq hilang, saya coba minum susu cair merk lain, eh beneran merah lagi😅. Akhirnya saya cari-cari informasi pengganti susu sapi yang gak bikin alergi karena Shadiq masih full ASI, kasihan kalo dia mulai garuk-garuk wajah karena ibunya masih konsumsi susu sapi.

Setelah googling sana sini, akhirnya ketemu pengganti susu sapi yang sangat baik pula untuk ibu hamil dan menyusui yaitu susu almond. Kenapa susu almond? Selain susu almond bisa memperlancar ASI, juga membantu menjaga kesehatan kulit, menambah nutrisi ibu dan bayi, membantu perkembangan otak bayi serta menjaga kepadatan tulang dan gigi..Wuih, banyak ya khasiatnya!

Mencari merk susu almond bubuk agak susah ya, rata-rata dikemas dalam bentuk botolan karena biasanya homemade dan fresh , kebanyakan usaha rumahan, biasanya pun adanya di pulau Jawa dan diantar via gojek di hari yang sama, kalo di Medan setahu saya belum ada. Setelah googling lagi, akhirnya ketemu deh susu almond bubukĀ  siap minum Almom Booster Milk dari Yummy Asi Booster. Belinya dari online shop Shopee karena platform resmi toko online Yummy Asi Booster ada juga di Shopee selain di Ig nya. Susunya dikemas dalam kemasan 210 gr dengan enam variasi rasa, ada nutella, chocoberry, oreo, matcha, taro, dan tiramisu. Susu Almom Booster Milk ini baik dikonsumsi ibu menyusui karena mengandung almond, oat, soya, chiaseed, ekstrak habbatusasauda, ekstrak beepolen,ekstrak daun katuk dan ekstrak fenugreek sehingga dapat membantu produksi ASI lebih lancar. Cara minumnya bisa hangat, dingin atau dibuat smoothies.

Terus rasanya gimana? Saya kemarin cobain rasa nutella dan oreo. Pas nyobain rasa nuttela, awalnya aneh sih rasanya, bau obatnya kerasa gitu, tapi lama- lama enak juga. Bikinnya gak usah terlalu kental biar gak eneg. Kalo oreo belom nyoba, karena nutella kemarin beli dua. Lalu, setelah minum, ASI nya banyak gak? Saya sih gak fokus banget mau banyakin Asi, menurut saya sih ASI banyak bukan cuma karena minum ASI booster tapi banyak faktor lain, seperti rajin pompa 2-3 jam sekali, pikiran yang tenang, makanan yang bergizi, banyak minum air putih. Yang penting adalah rajin menyusui langsung (direct breastfeeding) semau bayi, gak usah dijadwalin. Semakin sering disusui, ASI makin banyak sesuai prinsip ASI yaitu supply by demand. Buat saya ASI gak perlu banyak tapi CUKUP buat bayi saya

Setelah saya minum susu ini, Shadiq gak merah-merah lagi pipinya. Horee! Walau jujur rasanya ga selezat susu sapi ya, hehe. Saya sebenarnya cari susu almond fokus supaya Shadiq gak alergi, eh ternyata ketemu produk yang dikemas praktis sekalian sebagai ASI booster, ya Alhamdulillah😁. Soal asi booster yang katanya bikin ASI kental, hhmm sebenarnya ASI itu cairan hidup yang bener-bener ajaib, komposisinya terus berubah-ubah sesuai kebutuhan bayi, mau itu foremilk (Asi yang encer) dan hindmilk (Asi yang kental dan pekat) sama-sama penting untuk bayi. Subhanallah, betapa sempurnanya ciptaan-Mu

Sejujurnya saya sedang belajar memperbaiki kualitas ASI ketimbang mengejar kuantitasnya saja. Kalau ASI saya banyak tapi konsumsi makan saya gak bener, alias makan fast food, msg, dan berpengawet, rasanya percuma saja kan, bukan karena khawatir Shadiq akan kekurangan ASI namun sebenarnya kembali kepada kesehatan si ibu yang tak kalah penting untuk dijaga. Saya pernah baca, walaupun kita konsumsi makanan yang kurang sehat sekalipun, ASI memiliki filter yang hanya akan menyaring zat-zat gizi penting untuk diminum si bayi, namun jika apa yang dikonsumsi ibu ternyata zat-zat gizinya kurang mencukupi bayi, maka ia akan mengambil cadangan dari tubuh ibu, misalnya kalsium, jadi yang tekor badan ibu sendiri😅. Sering pegel-pegel badan dan punggung habis nyusuin atau gendong, kemungkinan kurang kalsium. Jadi sebenarnya lebih kepada menjaga kesehatan diri sang ibu sih. So, stay healthy ya Moms!

*Note : Review produk ini bersifat jujur dan objektif. Semua ditulis berdasarkan pengalaman pribadi penulis. Mungkin hasilnya akan beda di tiap orang.

 

 

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *